BannerBerita

Bupati Dairi Hadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2019 Di Makassar

Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019 yang dilaksanakan di Lapangan Karebosi, Jl. Baru Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Puncak Peringatan Hari Anak tersebut di hadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Susana Yambise dan Menteri Keluarga, Ketenagakerjaan, Layanan Sosial Republik Turki Mr. H.E. M.S Zehra Zumrut Selcuk. Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr serta para Gubernur, Bupati, Walikota dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak se- Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI mengucapkan selamat Hari Anak Nasional kepada anak-anak Indonesia. Beliau berpesan agar anak-anak di seluruh Indonesia dapat memanfaatkan waktu dengan hal-hal positif. Aneka kegiatan positif Beliau maksudkan bisa dilakukan anak-anak termasuk salah satunya semangat belajar agar nanti saat besar bisa meraih cita-cita. Kemudian, Beliau yang akrab disapa Mama Yo ini juga mengingatkan agar anak-anak membatasi bermain gawai atau gadget. “Jangan berdiam dengan gawai saja di kamar. Mama Yo dulu tidak pernah menggunakan gawai, sekarang bisa menjadi profesor,” ungkap Beliau.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Tenaga Kerja, Pelayanan Sosial, dan Keluarga Turki Zehra tidak ketinggalan untuk memberi ucapan Selamat Hari Anak Nasional kepada para pengunjung dan untuk seluruh anak-anak Indonesia.”Anak-anak adalah masa depan kita. Kita perlu mempersiapkan dan mendidik anak-anak kita. Sebagai pemerintah kita harus memajukan anak karena mereka adalah tujuan kita,” ucapnya dalam sambutannya.


Sementara itu, Bupati Dairi dalam kesempatan tersebut mengatakan kita harus menangani persoalan jangka pendek seperti infrastruktur , namun hal strategis seperti Sumber Daya Manusia harus pula menjadi prioritas kita, bila tidak akan melemahkan daya saing bangsa kita di masa datang. ‚ÄúSecara biologis anak-anak adalah titipan Yang Maha Kuasa pada orangtuanya; secara politis adalah milik bangsa dan Negara Republik Indonesia yang harusnya dipersiapkan menjadi pemimpin dan pemilik masa depan bangsa yang besar ini” ucap Beliau.
Pantauan di lapangan, para anak-anak sebagai peserta yang hadir dalam puncak peringatan tersebut adalah anak-anak mulai dari kalangan usia SD hingga pelajar SMA. Puncak Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2019 mengambil Tema Peran Keluarga Dalam Perlindungan Anak, dengan Tagline Kita Anak Indonesia Kita Gembira. Dalam kegiatan tersebut, berbagai both di sediakan untuk para pengunjung seperti 9 booth aktivitas dan 5 booth kreatifitas. Terdapat juga berbagai hiburan seperti penampilan Pemenang Lomba Suara Anak tahun 2018 serta Musikal Puisi (komunitas kreatif maros).

Related Articles

Back to top button