https://kuesioner.oxygen.id/nbproject/private/spulsa/ https://rsudsosodoro.bojonegorokab.go.id/wp-content/-/rs-dana/ https://rsudsosodoro.bojonegorokab.go.id/wp-content/plugins/demo-gratis/ https://akhmal.smkn1samarinda.sch.id/wp-includes/spulsa/ https://aeac.psti.unisayogya.ac.id/wp-includes/system/ https://taep.umm.ac.id/template/app/ https://sinar.febi.iainlangsa.ac.id/febisystem/plugins/selotgacorku/ https://digilib.unjani.ac.id/wp-includes/class/sdana/ https://lapor.jogjaprov.go.id/admin/demo/ https://desawisata.kemendesa.go.id/vendor/sgacor/

https://cms.uki.ac.id/pict/spulsa/ https://silatnaker.demakkab.go.id/assets/img/products/ https://simpatiacademy.sumedangkab.go.id/app/ https://alatberatbekasjepang.com/ http://io.unand.ac.id/baru/ https://reguler.live.unpad.ac.id/app/ https://keperawatan.poltekkes-smg.ac.id/wp-includes/gacor-kamboja/ https://sigastra.radenintan.ac.id/app/sgacor/ https://rumahnegara.imigrasi.go.id/rumah-dinas/-/data/ http://mpbi.fkip.unib.ac.id/wp-includes/app/
Bersahabat dengan Lebah, Raup Puluhan Juta Rupiah – PEMKAB DAIRI
BannerBerita

Bersahabat dengan Lebah, Raup Puluhan Juta Rupiah

DAIRIKAB.go.id – Budi daya madu lebah memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dan membantu penyerbukan tanaman di sekitarnya. Selain itu, madu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan sehingga permintaannya cenderung tinggi.

Hal ini disampaikan Sekretaris Kelompok Bunga Mekar Hasudungan Tambunan, saat ditemui di kebunnya, Desa Karing, Kecamatan Berampu, Jumat (17/3/2023).

Pria yang juga merupakan peternak lebah ini telah membudi dayakan lebah Apis Cerana sejak tahun 2015. Budi daya madu lebah berawal dari tingginya permintaan masyarakat karena madu dianggap memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

“Budi daya lebah ini mudah, tidak memerlukan lahan yang harus luas. Kita hanya perlu menjaga kotak lebah dari musuhnya misalnya cicak, kecoa, dan semut,” ujar Hasudungan.

Selanjutnya, Hasudungan menjelaskan kelompok Tani Bunga Mekar telah bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara dalam mengembangkan pengolahan madu lebah.

“Awalnya kami membuat sarang lebah dari aren yang dipotong-potong. Kemudian kami bekerja sama dengan Dinas Kehutanan, mereka menyarankan untuk membuat bingkai sarang lebah dari papan. Kini produktivitas madu lebah kami semakin bagus,” kata Hasudungan.

Lebih lanjut, Hasudungan menjelaskan musim panen madu berjarak lebih kurang tiga bulan dan bergantung musim bunga. Semakin lama jarak panen madunya, maka semakin tua madu yang dihasilkan.

“Panennya tergantung musim bunga, biasanya berjarak tiga bulan. Jadi kalau musim alpukat, jagung atau kopi, di sarang ini pasti sudah banyak madunya. Bisa juga diambil jarak dua bulan tapi warna madunya lebih pucat,” kata Hasudungan.

Saat ini, lanjut Hasudungan, kelompok tani bunga mekar memiliki lebih dari 300 kotak sarang lebah. Ketika memasuki musim panen, kelompok tani tersebut mampu mamproduksi madu hingga ratusan kilogram.

“Satu kotak itu bisa produksi untuk empat botol. Harga jual per botol itu Rp. 300.000. Jadi memang sangat membantu perekonomian kami para petani,” ungkapnya.

Hasudungan berharap ke depannya semakin banyak generasi muda yang mau membudi dayakan lebah karena memberikan banyak manfaat.

“Saya sangat merekomendasikan generasi muda yang ingin punya pendapatan sampingan, bisa mencoba ternak lebah. Apalagi kondisi Dairi sangat cocok untuk budidaya ini,” kata Hasudungan.

“Selain itu, ternak lebah ini juga mendukung kesejahteraan petani sesuai dengan program prioritas pemerintah yaitu Agri Unggul.” (yS)

Related Articles

Back to top button